You are here
Mudahnya Cara Bercocok Tanam Selada Secara Hidroponik Sayur 

Mudahnya Cara Bercocok Tanam Selada Secara Hidroponik

Pak-Tani.com – Cara Bercocok Tanam Selada – Selada yaitu sayuran yang termasuk kedalam famili Compositae dengan nama latin Lactuca sativa L. Asal tanaman ini di prediksi dari dataran Mediterania Timur. Selada pas dibudidayakan pada daerah dengan suhu optimum sekitar pada 20 derajat C pada saing hari dan 10 derajat C waktu malam hari. Benih selada akan berkecambah dalam kurun waktu empat hari, bahkan juga untuk benih yang viabel dapat berkecambah dalam tempo sehari, pada suhu 15 derajat C – 25 derajat C.

Selada cepat mengghasilkan akar tunggang dalam yang diikuti dengan penebalan dan perubahan ekstensif akar lateral yang banyak horizontal. Daun selada seringkali sejumlah banyak dan umumnya berposisi duduk (sessile), tersusun berupa spiral dalam susunan padat.

Bentuk daun yang tidak sama-beda begitu beraneka warna, raut, struktur dan sembir daunnya. Daun tak memiliki rambut, mulus, berkeriput (savoy) dengan kata lain kisut berlipat. Sembir daunnya membundar rata dengan kata lain terbagi melalui cara halus, warnanya bermacam, dari mulai hijau muda sampai hijau tua, kultivar spesifik berwarna merah mengarah ungu. Daun disisi dalam, kultivarnya tidak membentuk. kepala condong berwarna lebih cerah, sedang pada kultivar yang membuat kepala berwarna pucat.

Mudahnya Cara Bercocok Tanam Selada Secara Hidroponik
Mudahnya Cara Bercocok Tanam Selada Secara Hidroponik

Tehnologi Hidroponik System Terapung (THST) yakni system budidaya tanaman lewat cara hidroponik yang diperkembang dari water culture. Tehnologi Hidroponik System Terapung (THST) pas untuk tanaman sayuran selada (Lacctuca sativa L.) varian panorama, Grand Rapids, Red Lettuce, Minetto. Aspek yang pertama kalinya diperbuat adalah membikin kolam tanam yang terbuat dari cor beton yang berkapasitas 3 m (lebar) x 20 m (panjang) x 60 cm (dalam). Kolam itu ada didalam greenhouse berdinding kasa 20 mesh dan beratap UV plastik dengan ketebalan 0. 02 mm. Panel tanam (Panel 15) yaitu styrofoam dengan ketebalan 4 cm dengan ukuran panel 40 x 60 cm, Celah tanam dibuat dengan diameter 2. 5 cm (volume 20 cm3) dengan jarak antar pusat celah tanam 12. 5 cm, jadi keseluruhan celah tanam per panel yaitu 15.

Baca juga : Cara Budidaya Selada Organik

Benih dikecambahkan dalam tray plastik yang di beri kertas tissue dan dibasahi. Sesudah berkecambah (3 hari), bibit ditransplanting ke panel semai (panel 77) dan dipelihara selama tiga minggu sebelum diapungkan. Media yang digunakan dalam panel semai yaitu rockwool. Pada saat pemeliharaan, bibit disemprot dengan pupuk daun (N-P2O5-K2O : 14%-12%-14%) tiap-tiap empat hari sekali dengan konsentrasi 2 g/l. Penanaman diperbuat dengan memidahkan bibit (transplanting) dari panel semai (panel 77) ke panel tanam (panel 15). Setelah itu, panel tanam diapungkan (floating) dalam kolam tanam diatas larutan hara. Pemanenan diperbuat pada usia 4-6 minggu selesai tanam dengan tutorial mencabut tanaman selada beserta akarnya.

cara bercocok tanam selada
cara bercocok tanam selada

Usia panen selada tak sama-beda menurut kultivar dan musim, umumnya sekitar 30 sampai 85 hari selesai geser tanam. Panen yang sangat awal dapat menghasilkan selada yang bermutu rendah.Perlakuan pasca panen adalah dari sisi produksi tanaman yang dilakukan setelah panen. Aktivitas pasca panen meliiputi aktivitas pendinginan, pembersihan, sortasi dan grading. Menurut survey yang dilakukan, penanganan pasca panen menunjukkan terjadi susut hasil sebesar 20 persen sampai 70 persen. efek perlakuan yang tidak bener dapat menjadi penyebabnya.

Demikianlah panduan praktis bercocok tanam selada secara hidroponik yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Related posts

Leave a Comment