You are here
Cara Ternak Cacing Sutra Dengan Mudah Peternakan 

Cara Ternak Cacing Sutra Dengan Mudah

Saat ini, ternak cacing sutra menjadi hal yang sangat perlu untuk dilakukan terutama bagi anda para peternak ikan. Pasalnya, cacing sutra merupakan salah satu pakan alami yang memiliki nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan seekor ikan. Cacing sutra sendiri merupakan jenis hewan kecil yang juga dikenal dengan sebutan cacing darah atau juga cacing rambut. Hewan dengan nama latin tubifex sp ini memiliki ciri tubuh yang berwarna merah kecokelatan dengan panjangnya yang hanya sekitar 1 hingga 3 cm. Cacing sutra ini sangat penting untuk pertumbuhan ikan dan juga bisa digunakan sebagai makanan utama dalam masa pembenihan. Untuk itu, budidaya cacing sutra tentu harus tetap dikembangkan.

Manfaat Ternak Cacing Sutra

Seperti yang telah disinggung sedikit, cacing sutra memiliki manfaat yang besar terutama bagi mereka yang melakukan peternakan ikan. Hal ini dikarenakan cacing sutra bisa menjadi nutrisi yang sangat bagus yang dapat membantu pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat dan sehat. Selain itu, anda yang bukan peternak ikan juga bisa memanfaatkannya sebagai ladang usaha karena budidaya ikan yang banyak juga akan berpengaruh pada peningkatan kebutuhan cacing sutra. Cara budidayanya pun sangat mudah dilakukan. Anda tertarik? Yuk ikuti cara mudah ternak cacing sutra berikut ini.

Cara Ternak Cacing Sutra Dengan Mudah

Cara Mudah Ternak Cacing Sutra

Dalam memulai usaha ternak cacing sutra, yang perlu anda lakukan pertama kali adalah menyiapkan bibit yang dibutuhkan. Bibit ini bisa anda dapatkan di toko ikan terdekat atau bisa juga mengambilnya langsung dari alam sekitar, biasanya cacing sutra hidup di kubangan lumpur. Selanjutnya, anda harus menyiapkan media berupa kubangan lumpur berukuran 1 x 2 meter dan dilengkapi dengan saluran atau jalan yang digunakan untuk keluar masuknya air. Dalam Kubangan-kubangan ini dibuat petakan-petakan berukuran 20 x 20 cm dimana bedengannya memiliki tinggi sekitar 10 cm. Tiap bedengan ini kemudian diberi sebuah lubang yang memiliki diameter 1 cm.

Tahap selanjutnya adalah pemupukan. Pemupukan lahan bisa dilakukan dengan menggunakan dedak halus atau bisa juga ampas tahu sekitar 200 hingga 250 gram. Anda juga bisa menggunakan pupuk kandang sekitar 300 gram untuk melakukan pemupukan. Anda juga perlu melakukan fermentasi yang dapat menaikkan kadar kandungan C-organik dan juga N-organik hingga mencapai 2 kali lipat. Caranya sangat mudah, rendam lahan selama 3 sampai 4 hari dalam air dengan ketinggian 5 cm. Setelah itu, anda bisa menebar bibit di lahan yang telah dialiri air sekitar 2 hingga 5 liter tiap detiknya.

Untuk pertumbuhan cacing sutra yang baik, dalam usaha ternak cacing sutra ini tentu anda perlu melakukan pemeliharaan dengan cara pemupukan. Anda sebaiknya menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam sehingga terbebas dari bahan kimia. Selain itu, anda juga jangan sampai lupa untuk memberikan makan karena cacing sutra juga makhluk hidup yang tentu memerlukan makanan untuk hidup. Makanan cacing sutra biasanya adalah bahan organik yang dicampur dengan lumpur atau sedimen.

Ketika memasuki masa panen, anda bisa memanen cacing sutra setiap 2 minggu sekali berturut-turut. Cara pemanenannya bisa dilakukan dengan mengambilnya menggunakan serok yang halus. Cacing sutra kemudian dimasukkan ke dalam sebuah ember berisi air kemudian ditutup dan dibiarkan selama kurang lebih 6 jam agar cacing sutra naik ke permukaan dan terlepas dari lumpur yang sebelumnya menyelimutinya. Setelah itu, cacing sutra yang bergerombol di permukaan bisa langsung diambil dan ditimbang untuk dijual. Nah itulah beberapa tahapan dalam ternak cacing sutra yang bisa dilakukan. Sekian

Related posts

Leave a Comment