You are here
Langkah – langkah Cara Menanam Semangka yang Baik Buah 

Langkah – langkah Cara Menanam Semangka yang Baik

Cara Menanam Semangka – Semangka merupakan salah satu tanaman buah yang cukup mudah untuk dibudidayakan di Indonesia. Tanaman dengan nama latin Citrullus lanatus ini dapat tumbuh subur di daerah dengan tingkat ketinggian sekitar 100 hingga 300 mdpl. Dari segi bisnis, tanaman ini tergolong cukup menjanjikan untuk dibudidayakan. Permintaan akan buah semangka terbilang cukup stabil, terutama di musim kemarau.

Nah, untuk Anda yang ingin membudidayakan tanaman ini, berikut ini kami telah menyiapkan panduan langkah – langkah teknik menanam semangka yang baik :

Langkah – langkah Cara Menanam Semangka yang Baik

Langkah – langkah Cara Menanam Semangka

  1. Tahap Persiapan Lahan

Sebelum kegiatan penanam semangka dilakukan, pertama – tama Anda harus mempersiapkan lahan terlebih dahulu. Lahan yang akan ditanami pohon semangka harus dibersihkan dari berbagai macam tanaman dan benda – benda lainnya (batu, kaca, sampah, dll) yang dapat menggangu pertumbuhan pohon semangka.

Setelah lahan dibersihkan, selanjut nya Anda harus menggemburkan tanah dan mengatur tingkat keasaman tanah hingga mencapai 6 – 6,7. Untuk menetralkan tingkat keasaman tanah, Anda dapat menggunakan kapur dolomit yang banyak dijual di toko – toko pertanian.

Setelah lahan telah digemburkan dan pH tanah telah diatur, langkah selanjutnya adalah membuat bedengan dengan lebar sekitar 6 hingga 8 meter, dan tinggi sekitar 20 hingga 25 cm. Di bedengan ini, nantinya Anda harus membuat lubang tanam dengan jarak ke tepian sekitar 20 hingga 30 cm, dan jarak antar tanaman sekitar 80 hingga 100 meter.

Pembuatan lubang tanam harus dilakukan sekitar 1 minggu sebelum penanaman dilangsungkan. Sebelum penanaman dilakukan, drainase bedengan harus disiram dengan air setinggi kurang lebih ¾ dari tinggi bedengan.

  1. Tahap Penanaman

Penanaman semangka biasanya memanfaatkan bibit yang telah ditumbuhkan terlebih dahulu di polybag. Setelah lahan yang ingin ditanami selesai disiapkan, selanjut nya Anda hanya perlu merobek plastik polybag dengan hati – hati (sebisa mungkin tanah yang ada di polybag tidak boleh hancur), lalu memasukkan bibit ke lubang tanam yang telah disiapkan di bedengan.

  1. Tahap Perawatan

Tanaman semangka tergolong mudah dalam hal perawatan nya. Tanaman buah yang satu ini hanya memerlukan beberapa perawatan dasar seperti pemupukan, pembasmian hama, penyiraman (hanya pada musim kemarau) dan juga pemipilan daun yang tumbuh berlebih.

Ada empat macam pupuk yang biasa nya dibutuhkan oleh tanaman semangka yaitu pupuk daun, pupuk buah, pupuk ZA dan pupuk NPK. Pupuk daun diberikan sebanyak lima kali yaitu ketika tanaman semangka berusia 7, 15, 21, 29, dan 35 hari setelah bibit ditanam ke lahan. Pupuk buah biasanya hanya diberikan sebanyak 2 kali saja yaitu pada saat usia tanaman telah menginjak 45 dan 55 hari setelah bibit ditanam ke lahan. Sedangkan untuk pupuk ZA dan NPK hanya diberikan sebanyak satu kali yaitu pada saat tanaman berusia 21 hari.

Tindakan pembasmian hama dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam pestisida yang banyak dijual di toko pertanian (untuk semangka non organik) atau pun dengan menggunakan pestisida organik buatan sendiri.

Cara Menanam Semangka

  1. Tahap Panen

Buah semangka biasanya dapat dipanen setelah berusia sekitar 70 hingga 100 hari. Waktu panen buah semangka biasa nya akan sangat bergantung dengan kualitas bibit yang digunakan, perawatan yang dilakukan, dan kondisi kesuburan lahan yang digunakan.

Buah semangka yang sudah layak panen memiliki beberapa ciri umum seperti ukuran buah yang sudah cukup besar, terjadi perubahan warna pada kulit dan daging buah, serta ukuran batang / tangkai buah yang semakin mengecil.

Itulah langkah – langkah cara menanam semangka yang dapa kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Related posts

Leave a Comment