You are here
Budidaya Ikan Patin Perikanan 

Mari Budidaya Ikan Patin Yang Menguntungkan Dengan Panduan Lengkap

Pak-Tani.com Ikan patin yang semakin naik pamor dan mulai banyak dilirik oleh masyarakat karena ikan patin yang dapat diolah menjadi berbagai aneka macam kuliner dan ikan patin diyakini memiliki kandungan gizi dan protein yang banyak dan bagus untuk menjaga kesehatan tubuh. Potensi ini tentu menjadi peluang yang bagus dan menguntungkan bagi anda yang ingin memulai usaha dibidang perikanan, dimana sering kali membludaknya permintaan stok ikan patin tidak dapat terpenuhi dengan masih sedikitnya usaha budidaya ikan patin di Indonesia dan masih mengandalkan penangkapan tradisional ikan patin dari rawa maupun sungai.
Budidaya Ikan PatinBudidaya ikan patin yang masih termasuk keluarga jenis ikan catfish ini juga tergolong mudah dengan menjanjikan hasil panen yang melimpah jika dilakukan dengan cara yang benar dan baik. Bagi anda yang berminat untuk budidaya ikan patin, kami akan berikan cara dan panduan budidaya ikan patin yang dapat dikembangkan diberbagai jenis kolam budidaya ikan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anda, sebagai berikut :

Syarat Budidaya Ikan Patin
Kolam yang anda siapkan haruslah kuat menahan beban tanah dan tidak mudah bocor. Kolam untuk budidaya juga haruslah jernih dimana anda dapat menambahkan obat untuk terlebih dahulu mensterilkan kolam dari bakteri dan jamur, sedangkan untuk suhu kolam berada di kisaran 23-26 derajat Celsius, dan memiliki pH air yang normal berkisar antara 6-7,5.

Persiapan Kolam Budidaya Ikan Patin
Kolam tanah adalah pilihan terbaik untuk budidaya ikan patin, dimana setelah anda telah memiliki lahan untuk dijadikan kolam budidaya, lahan dikeringkan terlebih dahulu lalu dibuat kolam budidaya dan didiamkan selama 3 hingga 5 hari untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri, setelah didiamkan maka berikan pupuk kandang yang telah dicampur rata dengan tanah dan diamkan lagi sekitar 3-4 hari, dan kolam baru diisi dengan air bersih dan kemudian didiamkan lagi selama 3 hari untuk memicu tumbuh mikroorganisme kecil yang akan menjadi makanan organik ikan patin. Nah, setelah proses tersebut, kolam siap digunakan dan diisi air dengan tinggi sekitar 100-130 cm untuk budidaya ikan patin anda.

Benih Ikan Patin
Pemilihan benih ikan patin penting agar panen anda nantinya dapat melimpah dan jauh dari kegagalan, maka dari itu pilihlah benih ikan patin yang tidak cacat dan sehat yang dapat anda dapatkan dari toko-toko perikanan maupun dari para petani pemijah ikan. setelah benih ikan patin ideal telah siap, maka terlebih dahulu masukkan benih tersebut ke sebuah wadah atau ember yang berisi air dari kolam budidaya dan didiamkan selama 30-60 menit agar benih dapat beradaptasi dan kemudian baru ditebar ke kolam budidaya.

Pemberian Pakan Ikan Patin
Perlu anda ketahui bahwa ikan patin merupakan jenis ikan omnivora yakni pemakan daging dan tumbuhan yang sangat rakus, maka dari itu manajemen pemberian pakan yang teratur sangat dibutuhkan untuk kesuksesan budidaya ikan patin. Sebagai pakan utama, anda dapat memberikan pakan pelet setiap hari pada pagi dan malam, dan pada sore hari anda dapat memberikan pakan tambahan berupa bekicot, keong , hingga sisa-sisa dapur.

Perawatan Ikan Patin
Walaupun ikan patin merupakan jenis ikan yang tahan akan serangan penyakit dan hama, tetapi pemantauan dan pengawasan tetap harus dilakukan. Anda juga dapat melakukan penyortiran ikan berdasarkan umur maupun berat.

Panen Ikan Patin
Ikan patin biasanya sudah dapat dipanen saat umur budidaya sudah mencapai usia 5-6 bulan sejak masa penebaran benih, tetapi anda juga dapat memutuskan tidak memanen jika bobot ikan patin belum sesuai dengan yang inginkan maupun harga pasar yang berubah-ubah setiap waktu hingga menunggu bobot atau berat ikan patin bertambah.

Sekian panduan singkat kami mengenai Budidaya Ikan Patin Yang Menguntungkan bagi anda yang ingin mencoba usaha di bidang budidaya perikanan dimana prospek budidaya ikan patin sangat potensial dengan keuntungan yang menggiurkan untuk segera anda lirik dan laksanakan. Terima kasih.

Baca juga informasi kami lainnya mengenai Cara Budidaya Ikan Koi Untuk Usaha Maupun Koleksi Pribadi

Related posts

Leave a Comment