You are here
Cara ternak kroto Peternakan 

Mengetahui Cara Ternak Kroto Bagi Pemula

Pak-Tani.com – Kroto atau semut kroto merupakan salah satu hewan yang didapat dibudidayakan. Budidaya kroto masih jarang ditemui di masyarakat dikarenakan kurang eksisnya dan kurang diminatinya budidaya ini. Padahal, jika diketahui bahwa untuk penjualan semut kroto sangat menguntungkan jika dihitung dari modal yang tidak seberapa. Cara ternak kroto juga sederhana, anda hanya bisa menggunakan media toples, media daun, atau media bambu. Dengan beragam media tersebut, kali ini kita akan membahas budidaya kroto dengan media toples. Mengapa memilih dengan media toples? Salah satu alasannya adalah karena cara atau teknik yang satu ini sangatlah mudah dan tidak merepotkan. Berikut akan kami bagikan ulasannya untuk anda.

Cara ternak kroto
Cara ternak kroto

Cara Budidaya Kroto Menggunakan Media Toples

Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya anda siapkan bahan dan alat untuk membudidayakan kroto. Salah satu bahan atau alat yang harus tersedia adalah toples, sebagai media utama tempat tinggal kroto atau semut rang-rang sebagai indukannya. Perlu diketahui juga bahwa semut rangrang merupakan jenis semut yang hidupnya berkoloni, sehingga anda harus memperhatikan kestabilan koloni semut rangrang dalam membudidayakannya.

Media sarang untuk semut rangrang yang paling mudah adalah dengan menggunakan toples. Untuk langkah pertama, lubangilah pada bagian bawah toples dengan lubang yang memiliki diameter 6 cm dan gunakan lakban untuk menutup lubang tersebut. Selanjutnya carilah bibit semut rangrang yang bisa anda dapatkan di alam bebas atau anda beli bibitnya pada penjual semut kroto. Bibit semut tidaklah hanya berjumlah satu tetapi anda harus mengambil bibit semut dalam satu koloni. Bibit yang sudah anda dapatkan harus dimasukkan ke dalam toples dan taruhlah toples di atas batu bata dimana batu bata tersebut sudah ditempatkan di tengah-tengah nampan berisi air. Hal tersebut merupakan cara ternak kroto supaya semut tidak keluar meninggalkan sarang.

Untuk tetap melangsungkan kehidupannya, koloni semut rangrang yang akan menghasilkan semut kroto harus selalu diberi asupan makanan. Makanan yang bisa diberikan berupa air gula, ulat, belalang, atau serangga kecil lainnya. Usahakan asupan makanan diletakkan di area yang sangat dekat dengan sarang untuk memudahkan semut rangrang dalam mengambilnya. Untuk serangga, bisa anda masukkan ke dalam toples supaya semut tidak keluar dari dalam toples. Gula yang dicampur madu sangat bagus untuk mendapatkan kualitas semut kroto yang terbaik.

budidaya kroto dengan media toples
budidaya kroto dengan media toples

Masa Panen Budidaya Kroto dalam Toples

Semut rangrang sebagai koloni yang mampu memproduksi telur semut yang disebut dengan semut kroto akan dapat dipanen dalam waktu dua hingga tiga bulan apabila asupan makanannya terjamin dan juga tidak banyak semut yang meninggalkan sarangnya. Untuk satu toples kecil yang dijadikan sebagai sarang semut rangrang, anda akan bisa memanen semut kroto sebesar satu ons dan jika anda memiliki beberapa toples yang berisi sarang semut kroto berarti anda tinggal mengalikan saja dengan jumlah toples yang anda miliki.

Cara ternak kroto tidaklah melulu harus dirawat dan selalu dilihat setiap hari, akan tetapi anda dapat membuatnya sebagai budidaya sampingan yang tidak menguras banyak tenaga dan banyak waktu. Untuk tetap menjaga kualitas dan kuantitas semut kroto, sebaiknya anda tidak selalu memanen kroto pada setiap siklus panen, tetapi biarkan selama satu siklus tertentu untuk tidak dipanen supaya telur semut atau kroto menetas menjadi koloni baru yang akan menghasilkan kroto yang lebih banyak.

Sekian informasi yang dapat kami berikan mengenai Mengetahui Cara Ternak Kroto Bagi Pemula bagi anda yang berminat mendulang uang dari beternak kroto patut mencoba panduan budidaya yang kami uraikan, terima kasih.

Baca juga artikel menarik kami lainnya mengenai Panduan Lengkap Cara Budidaya Jamur Tiram

Related posts

Leave a Comment