You are here
Cara ternak lovebird Burung 

Mengupas Lengkap Teknik Dan Cara Ternak Lovebird

Pak-Tani.com – Memiliki kesibukan menjadi orang yang beternak burung jenis lovebird merupakan salah satu kesenangan dan kebahagiaan tersendiri bagi mereka para pecinta burung. Burung unik yang satu ini memang sedikit susah untuk diternak dikarenakan setiap orang berbeda dalam menyikapi serta menekuni usaha tersebut. Bagi anda yang berminat untuk melakukan ternak burung lovebird ada baiknya anda mengetahui Cara ternak lovebird dengan baik. Dalam artikel ini akan kami kupas tuntas teknik dan cara beternak lovebird yang sangat baik diketahui bagi para pemula.

Cara ternak lovebird
Cara ternak lovebird

Teknik Beternak Lovebird Bagi Pemula

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh peternak burung lovebird adalah memilih bibit yang unggul baik bibit jantan maupun betina. Untuk masalah yang satu ini akan lebih menyulitkan karena jarang sekali orang mampu mengenali mana pejantan dan mana sang betina karena perbedaannya yang sangat tipis antara keduanya. Dan perlu diketahui juga bahwa terkadang sesama burung betina atau jantan pun mereka bisa menunjukkan ketertarikan atau tanda menyukai layaknya pejantan dan betina. Oleh karena itu anda harus lebih jeli dalam memilih indukan burung, supaya tidak salah ambil.

Langkah selanjutnya setelah dipilih bibit adalah membuatkan sarang atau penangkaran. Sangkar burung haruslah memenuhi empat aspek yang ada di dalam sarang, yang pertama yaitu tempat makan burung, tempat minum, tangkringan, dan juga tempat mandi burung. Empat aspek tersebut harus anda sediakan untuk melangsungkan kehidupan burung lovebird. Untuk ukuran kandangnya, anda dapat membentuk kandang dengan ukuran 90×60 cm atau anda dapat membeli kandang yang sudah jadi yang banyak dipasarkan dipasaran.

Cara ternak lovebird yang selanjutnya adalah dengan melakukan proses penjodohan. Perjodohan dilakukan dengan cara mendekatkan sarang pejantan dan juga sarang betina selama enam hingga tujuh hari. Selain itu, anda pun bisa menyatukan pejantan dan betina ke dalam satu sangkar yang berukuran besar supaya mereka lebih leluasa untuk berjodoh. Jika kedua burung menunjukkan sikap romantic, kemungkinan terbesarnya adalah bahwa mereka berjodoh. Namun bila kedua burung tersebut saling berkejaran dan saling bertengkar, kemungkinan terbesarnya kedua burung tersebut tidak berjodoh, dan sebaiknya proses perjodohan segera dihentikan.

Ketika dua burung lovebird sudah berjodoh, satukanlah dalam satu kandang untuk proses perkawinan. Setelah dua minggu setelah proses perkawinan, burung lovebird betina akan bertelur. Telur yang biasanya dihasilkan dalam satu kehamilan bisa mencapai enam hingga tujuh butir telur. Ketika masa perjodohan hingga menetaskan telur, pakan untuk burung harus selalu diperhatikan, asupan makanan juga harus disesuaikan dengan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh burung dalam masa perkawinan hingga penetasan. Makanan yang bisa anda berikan pada burung lovebird seperti sawi, tauge, jagung muda, kenari seed, kangkung, dan bahan asupan makanan buatan pabrik.

Teknik dan cara beternak lovebird
Teknik dan cara beternak lovebird

Proses Pengeraman dan Penetasan Telur

Setelah menetas, naluri seekor burung adalah mengerami telur yang telah ditetasnya. Proses pengeraman biasanya memakan waktu sekitar dua puluh lima hari. Dalam masa pengeraman cara ternak lovebird ini, usahakan burung berada dalam keadaan nyaman, tidak ada gangguan dari hewan buas seperti kucing, tikus dan serangga lainnya yang bisa mengganggu kelangsungan proses pengeraman. Setelah hari ke dua puluh lima, telur yang telah dierami induk burung akan menetas. Pada masa ini jangan lupa untuk tetap memberikan asupan makanan yang cukup bagi burung, baik makanan untuk sang induk maupun makanan untuk pejantan dan untuk anakan.

Sekian informasi yang dapat kami berikan mengenai Mengupas Lengkap Teknik Dan Cara Ternak Lovebird semoga bermanfaat bagi anda yang berminat beternak burung lovebird

Baca juga artikel menarik kami lainnya mengenai Mengetahui Cara Ternak Kroto Bagi Pemula

Related posts

Leave a Comment