You are here
Panduan Budidaya Bawang Merah Pertanian 

Panduan Budidaya Bawang Merah Agar Panen Sukses dan Melimpah

Pak-Tani.com – Bawang merah dengan nama latin Allium cepa L. var Aggregatum tentu sudah menjadi salah satu jenis komoditi pertanian yang wajib ada pada setiap dapur rumah tangga, warung hingga restoran di Indonesia, sebab dengan bawang merah segala jenis masakan akan terasa lebih harum dan tentunya nikmat sehingga bawang merah menjadi salah satu bumbu masak yang sangat diperlukan oleh masyarakat. Dengan melihat peluang tersebut, tentu usaha dibidang pertanian khususnya budidaya bawang merah akan menjadi sangat menggiurkan mengingat potensinya yang besar dan dimana permintaan setiap hari mengalami peningkatan.
Panduan Budidaya Bawang MerahBerbicara mengenai budidaya bawang merah, peluang usahanya sangat besar dimana komoditi pertanian tersebut telah menjadi salah satu komoditi utama di pasar yang banyak dicari oleh masyarakat. Jadi bagi anda yang sedang mencari peluang usaha di bidang pertanian, mengapa tidak melirik budidaya bawang merah yang budidayanya dapat dikatakan mudah yang penting anda mengetahui cara yang benar dan baik agar panen budidaya bawang merah anda sukses dan melimpah.

Sebagai referensi dan pedoman bagi anda yang ingin menggeluti usaha budidaya bawang merah ini, berikut kami berikan panduan budidaya bawang merah sebagai berikut yang kami bagi menjadi 4 tahapan :

Pengolahan Tanah
Budidaya bawang merah tentunya anda membutuhkan lahan untuk budidaya, adapun lahan yang cocok digunakan untuk budidaya bawang merah adalah lahan yang bersih dari gulma dan berbagai tanaman “pengganggu” dan juga lahan tersebut sudah digemburkan terlebih dahulu dan telah dilakukan pengecekan pH tanah untuk menghasilkan panen bawang merah yang sukses dan melimpah. Setelah semua terpenuhi, lahan harus dilakukan pemupukan terlebih dahulu dengan pupuk kandang atau kompos dimana takarannya yakni 10-15 ton / hektar lahan, dan jangan lupa juga untuk menyiapkan bedengan dilahan dimana untuk ukurannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Masa Tanam
Untuk memulai proses ini, tentu anda sudah harus memiliki bibit bawang merah yang berkondisi prima yang biasanya dapat ditandai dengan warna umbi yang mengkilap dengan berkulit sempurna. Setelah itu, bibit haruslah direndam terlebih dahulu dalam larutan NASA dengan takaran 1 cup/1 ltr air dan setelah direndam kemudian dikeringkan untuk siap ditanam. Adapun untuk jarak tanam dibagi menjadi 2, yakni apabila anda menanam di musim kemarau maka jarak tanamnya yakni 15×15 cm dan untuk musim penghujan jarak tanamnya yakni 20×20 atau bisa juga 15×20 sedangkan untuk kedalaman tanam untuk bibit bawang merah yakni antara 5 hingga 10 cm.

Tahapan Pemeliharaan
Memasuki tahapan pemeliharaan, anda perlu memperhatikan penyiraman pada pagi dan sore hari, pembumbunan, penyiangan dengan rajin membersihkan tanaman “pengganggu” seperti gulma, pemupukan pada bawang merah berusia 10 hari dan dilakukan rutin setiap minimal setiap 20 hari, hingga pengendalian hama tanaman dapat dilakukan dengan pestisida, dan semacamnya tergantung dengan jenis hama yang mengganggu bawang merah anda.

Panen
Masa panen ditandai dengan tanaman bawang merah yang sudah merebah sekitar 60 hingga 90 % atau setidaknya tanaman bawang sudah mencapai usia 55 hingga 90 hari. Dalam proses panen, sebaiknya dilakukan pada siang hari dengan cara mencabut keseluruhan bagian tanaman yang berada di dalam tanah, dan setelah dicabut , bawang merah harus segera dijemur dengan bagian umbi bawang merah berada pada bagian atas yang terkena cahaya matahari.

Sekian informasi kami mengenai Panduan Budidaya Bawang Merah Agar Panen Sukses dan Melimpah. Dengan cara yang benar dan baik dan tidak asal-asalan serta mengetahui dasar mengenai apa yang dibutuhkan dalam budidaya bawang merah, akan mampu menghasilkan panen yang melimpah dan tentunya keuntungan yang besar.

Baca juga artikel kami lainnya mengenai Panduan Lengkap Cara Budidaya Jamur Tiram

Related posts

Leave a Comment