You are here
Panduan Budidaya Beternak Jangkrik Bagi Pemula Peternakan 

Panduan Budidaya Beternak Jangkrik Bagi Pemula

Pak-Tani.com Budidaya beternak jangkrik menjadi salah satu usaha budidaya yang memiliki banyak peminat saat ini, hal tersebut terjadi karena melonjaknya permintaan pasar akan permintaan salah satu jenis serangga ini yang dimanfaatkan sebagai pakan atau makanan budidaya lainnya seperti burung, ikan hingga reptil dimana dengan semakin tinggi dan banyaknya pelaku budidaya yang menjadikan jangkrik sebagai pakan utama budidaya mereka yang mana persediaan alam sudah tidak dapat mencukupi permintaan pasar akan pasokan jangkrik sehingga menjadikan beternak jangkrik merupakan peluang usaha yang sangat potensial untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Panduan Budidaya Beternak Jangkrik Bagi PemulaUntuk budidaya beternak jangkrik pun sebenarnya cukup mudah dan dapat dilakukan dalam skala kecil hingga besar tergantung dengan kemampuan modal anda, dimana beternak jangkrik hanya membutuhkan perlengkapan dan persiapan yang tergolong minim untuk memulainya, adapun agar ternak jangkrik anda sukses dengan panen yang melimpah haruslah dengan cara yang baik dan benar. Nah, untuk itu bagi anda yang berminat, kali ini kami akan memberikan Panduan Budidaya Beternak Jangkrik Bagi Pemula yang dapat anda simak sebagai berikut :

Mempersiapkan Kandang
Untuk beternak jangkrik tentunya anda terlebih dahulu menyiapkan kandang untuk jangkrik, dimana untuk kandang dapat dibuat dari tripleks dengan ukuran panjang 120 hingga 200 cm, lebar 60 hingga 100 cm, dan tinggi 30 hingga 50 cm. Kandang jangkrik juga harus dibuat menyerupai habitat asli jangkrik dengan cara melumuri bagian dalam kandang dengan lumpur sawah dan gunakan lakban pada bagian atas kandang untuk mencegah jangkrik memanjat keluar kandang. Akan lebih baik jika kandang memiliki kaki agar binatang pengganggu seperti semut atau serangga lain tidak dapat masuk ke kandang, dan juga tempatkan kandang pada tempat yang sejuk serta tidak terkena panas matahari langsung, dan tempat yang sepi.

Setelah proses pembuatan kandang selesai, isilah kandang dengan berbagai macam makanan alami jangkrik yakni daun-daun kering seperti daun pisang, daun sukun, daun timbul dan sebagainya sehingga membuat jangkrik merasa seperti “dirumah”

Persiapan Bibit Jangkrik
Setelah kandang selesai, selanjutnya adalah pemilihan bibit untuk diternakkan. Untuk bibit jangkrik, bagusnya diambil langsung dari alam karena jangkrik liar terkenal agresif sehingga memicu perkembangbiakan yang lebih cepat. Adapun cara membedakan jangkrik betina dan jantan dengan cara apabila jangkrik jantan memiliki bagian atas tubuh yang bergelombang dan kasar dan untuk jangkrik betina sebaliknya. Dan penting untuk memilih bibit yang sempurna dan tidak cacat, serta bertubuh gemuk dan sehat untuk kesuksesan budidaya.

Apabila bibit telah anda dapatkan, untuk masa perkawinan siapkan sepiring pasir untuk dimasukkan ke kandang dimana nantinya untuk menjadi media bertelur jangkrik.

Perawatan Jangkrik
Karena jangkrik dikenal juga sebagai kanibal, maka penting untuk menjaga pasokan makanan dengan teratur dan rutin dan menghindari kandang yang kosong akan makanan jangkrik. Adapun untuk makanan jangkrik dapat anda siapkan yakni daun-daun kering seperti daun pisang, daun sukun, dan daun timbul atau anda juga dapat memberikan makanan berupa jagung, tepung, ketan hitam, atau kuning telur.

Sekian informasi kami mengenai Panduan Budidaya Beternak Jangkrik Bagi Pemula yang semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi anda yang tertarik menggeluti usaha budidaya beternak jangkrik yang potensial dan dapat dilakukan dengan cara yang cukup mudah. Terima kasih.

Baca juga informasi kami lainnya mengenai Panduan Budidaya Kroto Bagi Pemula

Related posts

Leave a Comment