You are here
Panduan Cara Budidaya Semut Jepang Peternakan 

Panduan Cara Budidaya Semut Jepang Dengan Modal Kecil

Pak-Tani.com Budidaya Semut tentu masih terdengar asing di telinga banyak masyarakat Indonesia, tetapi tahukah anda bahwa kini budidaya semut banyak dilirik oleh para pelaku budidaya ?? Akan tetapi jenis semut yang dibudidayakan bukanlah semut yang biasa terdapat di rumah atau dikebun, melainkan jenis semut bernama semut jepang yang terkenal dengan kandungan bermanfaat yang dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, mengontrol kadar kolesterol, diabetes, penyakit hati, mengobati Stroke, hingga asam urat dan berbagai manfaat lainnya.
Panduan Cara Budidaya Semut JepangDengan berbagai manfaat kesehatan dan pengobatan alami yang dapat diberikan mengkonsumsi semut jepang, maka tidak heran permintaan pasar baik perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan hingga masyarakat meningkat secara pesat. Dengan semakin tingginya permintaan pasar akan semut jepang ini, maka tentu usaha budidaya semut jepang patut anda lirik sebagai usaha utama maupun sampingan yang dapat memberikan keuntungan besar dengan modal yang kecil, dan bagi anda yang berminat ingin menggeluti usaha budidaya semut jepang ini, berikut kami berikan Panduan Cara Budidaya Semut Jepang Dengan Modal Kecil sebagai berikut :

Tetapi sebelum kita membahas mengenai panduan singkat tentang budidaya semut jepang, ada baiknya anda terlebih dahulu mengetahui ciri-ciri semut jepang bagi anda yang tidak mengetahui tentang semut jepang agar mempermudah anda mengenali semut yang akan anda budidayakan.

Bersayap tetapi tidak dapat terbang.
Berbadan keras dan berwarna hitam kecoklatan.
Hidup berkoloni atau berkelompok
Mudah berkembang biak

Nah, setelah mengenali dasar ciri-ciri semut jepang, berikut panduan budidaya semut jepang :

Siapkan hal berikut untuk memulai budidaya semut jepang :

1. Indukan semut jepang, minimal 3 pasang indukan semut jepang.
2. Toples kaca atau plastik yang anda siapkan dengan memiliki lubang udara.
3. Kapas bersih dan tidak mengandung zat-zat kimia ( jangan menggunakan kapas kosmetik )
4. Ragi, bahan yang digunakan sebagai fermentasi tahu dan tape.

Setelah semua telah anda siapkan, langsung saja ke panduan budidaya :

Bibit Semut Jepang
Anda dapat menyiapkan bibit semut jepang sebanyak mungkin sesuai keinginan anda, sebab semakin banyak maka semakin bagus dimana semut jepang memiliki tahap perkembang biakan yang cepat.

Penebaran Bibit Semut Jepang
Anda dapat memasukkan bibit semut tersebut ke dalam toples yang telah anda siapkan sebelumnya dengan memiliki lubang-lubang kecil untuk sirkulasi udara ( usahakan agar lubang tidak lebih besar dari ukuran semut agar nantinya semut tidak dapat keluar merayap dari toples ). Untuk memasukkan bibit, anda menggunakan kapas yang steril dan dimasukkan sekaligus kedalam toples dimana nantinya kapas tersebut juga akan berfungsi sebagai sarang untuk semut jepang.

Makanan Semut Jepang
Ragi yang biasa digunakan untuk tape dapat anda berikan ke semut jepang sebagai makanan mereka, dimana anda dapat memberikan makanana setiap 4 hingga 7 hari sekali.

Perawatan Semut Jepang
Jauhkan toples yang menjadi tempat budidaya semut jepang dari paparan sinar matahari langsung, tempat yang basah dan juga jauhkan dari jangkauan semut merah yang dapat mengganggu budidaya anda. Usahakan suhu di sekitar toples anda berkisar antara 24 – 30 derajat Celsius.

Sekian informasi kami mengenai Panduan Cara Budidaya Semut Jepang Dengan Modal Kecil yang dapat anda segera mulai dari skala rumahan dengan cara yang sangat mudah serta modal yang kecil baik untuk tujuan konsumsi pribadi maupun untuk dijual nantinya. semoga bermanfaat dan berguna. Terima kasih.

Baca juga informasi kami lainnya mengenai Panduan Budidaya Kroto Bagi Pemula

Related posts

Leave a Comment