Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas
Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas

Posted on

Pak-Tani.com – Budidaya Ikan Mas – Ikan mas merupakan salah satuu ikan konsumsi yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, di beberapa daerah tertentu (sekitar Sumatera Utara), ikan mas dijadikan sebagai bahan baku utama masakan khas daerah mereka. Ikan mas sangat terkenal dengan dagingnya yang gurih dan juga manis. Hal ini lah yang membuat banyak masyakat cenderung lebih memilih ikan mas dibandingkan dengan ikan konsumsi lainnya.

Jika Anda tertarik untuk membudidayakan ikan mas, berikut ini merupakan panguan lengkap budidaya ikan mas di sektor pembenihan yang bisa Anda jadikan panduan untuk memulai aktivitas budidaya ikan mas :

Pemilihan Indukan

Sukses atau tidaknya aktivitas budidaya pembenihan ikan mas sangat bergantung kepada kualitas indukan yang digunakan. Semakin baik kualitas indukan yang digunakan, maka semakin besar pula peluang suksesnya usaha budidaya ikan mas yang dilakukan.

Ciri – ciri indukan ikan mas yang baik yaitu :

  • Berusia setidaknya 2 tahun dengan bobot badan minimal 2 kg/ekor (betina) dan berusia setidaknya 8 bulan dengan bobot badan binimal 0,5 kg/ekor (jantan).
  • Harus berasal dari keturunan yang berbeda
  • Memiliki ciri fisik : mulus, tidak cacat, insang bersih, sisik masih lengkap, sirip masih lengkap, ekor kuat dan panjang, serta memiliki badan yang lebih besar dari kepala.

Baca juga : Sukses Budidaya Ikan Hias Air Tawar Bagi Pemula

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas
Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas

Persiapan Wadah untuk Pemijahan

Agar aktivitas pemijahan ikan mas bisa berjalan dengan baik, wadah yang akan digunakan untuk memijahkan ikan mas harus disiapkan dengan baik. Wadah untuk aktivitas pemijahan harus bersih, steril, dilengkapi dengan aerator, memiliki konstruksi dinding yang halus, dan telah dilengkapi dengan kakaban sebagai tempat melekatnya telur.

Pemijahan Indukan

Jika indukan dan wadah untuk memijahkan telah disiapkan, aktivitas pemijahan dapat langsung dilaksanakan. Perlu Anda ketahui, aktivitas pemijahan ikan mas bisa dilakukan melalui beberapa tipe pemijahan yaitu dengan jalan pemijahan alami dan pemijahan buatan.

Pemijahan alami dilakukan secara manual yaitu dengan jalan mencampurkan indukan jantan dan betina dalam satu wadah dan proses pembuahan sel telur dilakukan sendiri oleh kedua indukan ikan mas, sedangkan pemijahan buatan dilakukan dengan jalan penyuntikan hormon, hipofisa, dan pembuahan in vitro.

Jika Anda melakukan aktivitas pemijahan ikan mas secara alami, maka Anda dapat mengikuti langkah – langkah berikut ini :

  • Masukkan indukan betina ke wadah terlebih dahulu di sore hari
  • 2 hingga 3 jam setelahnya, masukkan indukan jantan sebanyak 3 hingga 5 ekor
  • Biarkan indukan memijah secara sendirinya (aktivitas pemijahan biasanya terjadi di malam hari)
  • Angkat indukan di pagi hari atau setelah aktivitas pembuahan telah berhasil dilaksanakan

Baca juga : Peluang Usaha Budidaya Ikan Air Tawar Untuk Keuntungan Maksimal

Penetasan Larva

Aktivitas penetasan telur menjadi larva ikan mas biasanya berlangsung sekitar 48 jam setelah telur ditetaskan oleh indukan. Larva yang baru menetas biasanya memiliki cadangan makanan yang dapat digunakan untuk bertahan hidup selama 3 hari. Setelah 3 hari, Anda harus memberi makan larva ikan mas ini dengan pakan alami berupa kutu air hingga usia larva sekitar 7 hari. Setelah larva berusia lebih dari 7 hari, pakan dapat diganti dengan menggunakan cacing sutra dan juga pelet halus.

Panen dan Pendederan

Setelah larva menetas dan berumur setidaknya 15 hari, Anda sudah dapat memanen (jika tujuan usaha adalah penjualan benih ikan mas) ataupun melakukan aktivitas pendederan (jika tujuan usaha adalah usaha pembesaran dan penjualan ikan mas ukuran konsumsi) pada larva tersebut.

Demikianlah panduan lengkap budidaya Ikan Mas yang bisa kami bagikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *