Panduan Praktis Budidaya Ikan Koi
Panduan Praktis Budidaya Ikan Koi

Panduan Praktis Budidaya Ikan Koi

Posted on

Pak-Tani.com – Budidaya Ikan Koi – Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak digemari, terutama oleh bangsa Jepang dan Cina. Jika ditinjau dari segi bisnis, ikan Koi masih tergolong cukup prosfektif untuk dibudidayakan mengingat angka permintaannya yang cukup stabil dan harga jualnya yang cukup tinggi.

Nah, jika Anda berinat untuk membudidayakan ikan Koi, berikut merupakan panduan praktis budidaya ikan koi yang bisa Anda jadikan sebagai pedoman memulai usaha Anda :

Pemilihan Indukan

Untuk mendapatkan benih ikan koi yang berkualitas, indukan yang digunakan haruslah merupakan indukan yang berkualitas dan siap pakai. Indukan ikan koi yang berkualitas memiliki ciri – ciri sebagai berikut : berusia setidaknya 2 tahun, berasal dari jenis yang sama atau minimal mendekati, memiliki bentuk tubuh yang ideal (jika dilihat dari atas tampak seperti torpedo), gaya berenang cukup tenang dan seimbang, warna tubuh kontras dan cemerlang, gesit, sehat, dan telah matang gonad.

Persiapan Kolam Pemijahan

Agar proses pemijahan berjalan dengan lancar, hendaknya tempat pemijahan dikondisikan dengan sebaik mungkin baik dari segi konstruksi kolam, kondisi air, dan juga media pelekatan telur.

Agar ikan koi tidak mengalami cacat saat proses pemijahan, kolam yang digunakan sebaiknya telah diplester halus. Selain itu, kolam juga harus dilengkapi dengan saringan di bagian inlet, sehingga kondisi kolam benar – benar terjamin kesterilannya. Air kolam sendiri sebaiknya diendapkan dan diaerasi selama setidaknya 24 jam sebelum kolam digunakan untuk aktivitas pemijahan.

Kolam yang akan digunakan sebaiknya juga dilengkapi dengan kakaban dari bahan ijuk sebagai media pelekatan ataupun substratsi untuk telur yang dihasilkan oleh indukan ikan koi.

Baca juga : Cara Budidaya Ikan Koi Untuk Usaha Maupun Koleksi Pribadi

Panduan Praktis Budidaya Ikan Koi
Panduan Praktis Budidaya Ikan Koi

Pemijahan Indukan

Jika kolam telah siap untuk digunakan, indukan ikan koi dapat langsung dipijahkan dengan jalan memasukkan indukan koi betina terlebih dahulu agar indukan betina dapat beradaptasi dengan lingkungan perairan di dalam kolam. Setelah indukan betina berada di dalam kolam selama 3 ataupun 4 jam, indukan jantan sudah bisa dimasukkan sekitar 3 hingga 5 ekor indukan.

Perlu kami informasikan, aktivitas pemijahan biasanya berlangsung sekitar jam 11 malam hingga dini hari sebelum terbit fajar. Dalam proses pemijahan, indukan jantan dan betina biasanya melakukan aksi kejar – kejaran sambil menyemprotkan telur dan spermanya secara bersamaan.

Jika aktivitas pemijahan telah selesai, Anda dapat langsung mengangkat indukan dari wadah pemijahan untuk menghindari kemungkinan indukan memakan telur yang ada di dalam kolam tersebut.

Baca juga : Mari Usaha Budidaya Ikan Hias Yang Menguntungkan

Penetasan Larva

Aktivitas penetasan telur menjadi larva biasanya berlangsung dalam waktu 48 jam dalam suhu sekitar 270 hingga 300 Celcius. Jika suhu air dalam kolam pemijahan lebih rendah dari suhu tersebut, waktu penetasan akan menjadi lebih lama, sedangkan jika suhu air dalam kolam pemijahan lebih tinggi dari suhu tersebut, telur akan mengalami pembusukan.

Setelah menetas, ikan koi biasanya memiliki cadangan makanan untuk bisa bertahan hidup selama 3 hingga 5 hari. Setelah 3 hari, larva harus diberi pakan dengan kuning telur rebus  ataupun kutu air sebagai pakan utama.

Panen

Aktivitas panen biasanya sudah bisa dilakukan setelah larva berusia setidaknya 1 bulan. Usia panen larva ikan koi sangat bergantung kepada tujuan pembudidayaan. Jika tujuan pembudidayaan adalah untuk menghasilkan dan menjual anakan, maka aktivitas panen dapat dilakukan ketika ukuran ikan masih kecil, sedangkan jika tujuan pembudidayaan adalah untuk pembesaran, maka aktivitas panen baru bisa dilakukan setelah ikan koi dibesarkan terlebih dahulu.

Demikianlah panduan praktis budidaya ikan koi yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *