You are here
Budidaya Jamur Merang Perkebunan 

Tips dan Langkah Budidaya Jamur Merang Bagi Pemula

Pak-Tani.com – Diantara banyak jenis jamur yang berhasil dibudidayakan, jamur merang merupakan jamur yang pertama kali dibudidayakan untuk tujuan komersil, hal tersebut tidak terlepas dari kepopuleran jamur merang yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dimana para raja Mesir menjadikan jamur merang menjadi sebuah makanan khusus para raja, sedangkan di Cina jamur merang dikenal sebagai bahan obat-obatan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit, dan untuk di Indonesia sendiri, jamur merang baru mulai dibudidayakan diperkirakan pada tahun 1950 an.
Budidaya Jamur MerangNama jamur tiram mungkin lebih populer saat ini dibandingkan nama jamur merang, akan tetapi jamur merang tetap memiliki banyak peminat di Indonesia dan termasuk salah satu jamur favorit selain jamur tiram, dan salah satu keunggulan dari budidaya jamur merang dibandingkan jamur tiram adalah dimana untuk budidaya jamur tiram, para pelaku budidayanya sudah banyak dan untuk para pelaku budidaya jamur merang masih sedikit sedangkan kebutuhan masyarakat akan jamur merang yang tinggi sehingga pasokannya masih belum tercukupi. Nah, bukankah hal tersebut merupakan peluang usaha yang bagus ? tentu, maka dari itu bagi anda yang berminat menjadi pelaku budidaya Jamur Merang, berikut kami berikan Tips dan Langkah Budidaya Jamur Merang Bagi Pemula sebagai berikut :

Bahan Budidaya Jamur Merang
Untuk memulai budidaya, anda perlu menyiapkan hal-hal seperti berikut :

-Lahan budidaya berupa sebidang tanah dan usahakan memiliki sumber air yang dekat
-Abu sekam padi
-Jerami padi
-Atap dari daun kelapa
-Serta Air kapur sirih

Pemilihan Bibit Budidaya Jamur Merang
Untuk bibit, bagi anda para pemula haruslah menggunakan bibit jamur merang yang berkualitas agar jamur merang anda nanti juga berkualitas, adapun caranya untuk memilih bibit yang berkualitas adalah :

-Pilihlah bibit jamur yang telah memiliki payung.
-Mengiris payung jamur dan dimasukkan dalam sebuah wadah khusus dan disiram dengan air hangat dengan tujuan jamur agar steril.
-Basuh dan irisan jamur tadi dengan air bersih dan kemudian ditaruh pada wadah yang tertutup rapat dan disimpan pada tempat yang teduh dan didiamkan selama 2 hingga 4 hari.
-Setelah didiamkan, maka tanda keberhasilan dapat dilihat dari muculnya serabut putih menyerupai sarang laba-laba di sekitar jamur.

Penanaman Bibit Budidaya Jamur Merang
Gunakan semua bahan yang telah anda siapkan sebelumnya, yakni campurkan dan aduk merata abu sekam padi, jerami padi dengan air kapur sirih untuk dijadikan kompos untuk bibit jamur. Kemudian, buat bedengan yang terbuat dari kompos jerami padi yang telah anda buat tadi, dan diikat serta dibuat menumpuk dan saling melintang diatas tanah. Langkah selanjutnya, berikan abu sekam dan sekam segar diatas permukaan kompos jerami padi, dan silahkan menabur bibit jamur merang pada permukaan dan tepi bedeng dengan merata dan ditutup lagi dengan sekam yang tipis, lalu siram dengan air secara merata dan secukupnya.

Perawatan Jamur Merang
Untuk perawatan jamur merang cukuplah mudah, dimana anda cukup menyiram jamur merang secara rutin setiap 2 hari sekali untuk menjaga suhu jamur tetap stabil.

Masa Panen Jamur Merang
Jamur merang dapat dipanen setelah umur jamur merang yang anda budidayakan telah berusia 20 hari sejak masa penebaran bibit, dan anda dapat panen secara terus menerus selama 3 bulan ke depan dimana setelah itu anda akan membutuhkan bibit jamur merang yang baru lagi.

Mudah bukan ? Sekian informasi kami Tips dan Langkah Budidaya Jamur Merang Bagi Pemula yang semoga bermanfaat bagi anda yang ingin memulai usaha budidaya jamur ini yang menjanjikan keuntungan yang besar jika ditekuni dengan serius dan cara yang benar. Terima kasih.

Baca juga budidaya kami lainnya mengenai  Panduan Lengkap Cara Budidaya Jamur Tiram

Related posts

Leave a Comment