You are here
Budidaya Jahe Gajah Dalam Keranjang Pertanian 

Tips dan Teknik Budidaya Jahe Gajah Dalam Keranjang

Pak-Tani.com Jahe merupakan salah satu jenis rempah yang begitu dikenal di Indonesia, dimana jahe menjadi salah satu jenis rempah yang wajib ada didapur bagi banyak masyarakat Indonesia karena beragam manfaat dan kegunaannya. Kepopuleran jahe tidak terlepas dari kegunaannya yang dapat dijadikan sebagai bumbu masak hingga menjadi campuran obat-obatan dimana jahe juga terbukti mengandung zat yang penting bagi kesehatan tubuh dan juga dapat mengobati beberapa jenis penyakit tertentu seperti masuk angin, batuk, demam, dsb. Selain itu juga, jahe yang terkenal sejak dulu kala oleh masyarakat yang terbukti dengan banyaknya minuman khas tradisional daerah yang menggunakan jahe sebagai bahan utamanya.
Budidaya Jahe Gajah Dalam Keranjang Berbicara mengenai jahe, karena potensi dan permintaan pasar jahe yang begitu besar banyak para pelaku usaha melirik usaha budidaya jahe dimana untuk budidaya jahe terbagi menjadi 3 jenis yakni jahe emprit, jahe merah, dan jahe gajah dimana jahe gajah merupakan salah jenis jahe favorit yang dibudidayakan disebabkan kualitas nya yang diklaim lebih unggul dibandingkan jenis jahe lainnya dan ukuran jahe yang jumbo dan besar.

Bagi anda yang berminat menjadi pelaku budidaya jahe gajah, anda tidak perlu risau akan modal dan lahan yang besar sebab kini budidaya jahe gajah dapat dilakukan menggunakan keranjang yang saat ini banyak digeluti oleh para pelaku budidaya jahe yang tidak memiliki lahan yang luas tetapi tetap menjanjikan hasil panen yang tidak kalah bagusnya. Adapun tahapan untuk memulai budidaya jahe gajah dalam keranjang dapat anda mulai sebagai berikut :

– Siapkan keranjang bambu atau kayu yang memiliki rapatan ayaman yang rapat sehingga tanah atau media tanam untuk jahe anda tidak terhambur dan jatuh dari sela-sela keranjang.
– Pemilihan bibit jahe gajah yang unggul dan jauh dari cacat dan penyakit.
– Isi keranjang media tanam untuk jahe gajah dengan mencapai ketinggian 5 cm.
– Taruh bibit jahe gajah diatas media tanam
– Isi lagi keranjang dengan media tanam dengan ketebalan 5 cm.
– Siram media tanam dan bibit jahe gajah hingga basah, dan letakkan pada tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung agar bibit dapat memulai proses adaptasi dan tumbuh terlebih dahulu
– Lakukan penyiraman rutin 2 kali sehari pada pagi dan sore hari secukupnya.
– Lakukan pemupukan dengan pupuk kandang atau kompos sekitar minimal 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali.
– Ketika jahe sudah mulai tumbuh, maka rimpang jahe akan mulai terlihat menembus tanah, tutup rimpang tersebut dengan tanah hingga tidak terlihat dan begitu seterusnya hingga keranjang penuh maka diamkan selama sekitar 4 bulan untuk masa siap dipanen.

Mudah bukan ? jadi, mari segera Budidaya Jahe Gajah Dalam Keranjang yang cukup mudah dan dengan modal yang minim dan keuntungan yang melimpah. Sekian juga informasi kami mengenai Tips dan Teknik Budidaya Jahe Gajah Dalam Keranjang semoga bermanfaat dan berguna. Terima kasih.

Baca juga informasi kami lainnya mengenai Teknik dan Cara Menanam Terong yang Baik dan Benar

Related posts

Leave a Comment