Header adsense

6 Teknik Budidaya Mentimun Agar Meningkatkan Hasil Panen

cara menanam mentimun dan perawatannya telah kami coba dan telah terbukti dapat meningkatkan hasil panen. Teknik budidaya mentimun ini telah diterapkan oleh para petani yang berada didesa BUMINABUNG, Lampung Tengah.
Mentimun ini mempunyai nama latin Cucumis sativus, yang masuk dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman rambat yang cocok ditanam didaerah tropis dan subtropis. mentimun ini biasanya bisa buat lalapan di atas nasi goreng, kwetiaw, dan memiliki 2 rasa yaitu pahit dan tidak pahit. Hal inilah yang sangat digemari oleh masyarakat, dan dapat dibeli dengan mudah dipasar tradisional, dan diwarung sayur

1. Tahap Tumbuh Tanaman Mentimun

A. Jenis Dan PH Tanah

Jenis media tanah yang disenangi oleh tanaman mentimun yaitu tanah yang mengandung bahan organik dan unsur zat hara tinggi, gembur, bersih dari gulma.
Serta tanaman mentimun dapat terkena sinar matahari tanpa ada tanaman tinggi yang menutupi lahan tersebut. tanaman mentimun dapat tumbuh maksimal pada PH normal yaitu 6-7. oleh karena itu sebaiknya rutin melakukan pengecekan tanah. apabila PH tanah asam atau dibawah  6, maka sebaiknya segera melakukan penaburan Dolomite atau kapur pertanian agar PH tanah kembali normal.

B. Kadar Iklim Atau Suhu

Tingkat kelembaban udara yang cocok untuk budidaya mentimun adalah rendah dengan curah hujan 40-50 Mm perbulan dan suhu sekitar 25°C saat siang hari.


C. Mengolah Lahan

Tanaman mentimun membutuhkan lahan yang gembur. di bajak terlebih dahulu, setelahnya taburkan pupuk kandang/kompos beserta pupuk kimia. pupuk kandang/kompos ini berguna tanaman menjadi subur. Apabila PH tanah asam/dibawah 6 segera memberi dolomite, atau kapur pertanian sehabis itu  ratakan tanah sampai merata selanjutnya

D. Pasang Drip Dan Mulsa

memasangkan drip dan tutuplah olahan tersebut dengan mulsa.

E. Jarak Tanam Mentimun

Buat lubang dengan jarak 80-85 cm dengan lebar bedengan 2 m.

2. Persiapan Benih Mentimun

Jenis benih yang paling bagus untuk kita budidayakan yaitu benih unggul. Jenis benih ini memiliki daya tumbuh yang baik tahan penyakit.

3. Penyemaian Benih Mentimun

siapkan volibag dan dibasahi air secukupnya, lalu masukan benih setelahselasai  tutuplah dengan daun pisang di lapisi terpal sampai rapat tidak ada ruang udara, mulai bibit kelihatan berkecambah lalu dibuka.
setelah bibit tumbuh disiram setiap pagidan sore. tutupi plastik bening, agar telindungi embun dan curah hujan.

4. Cara Menanam Mentimun

sekitar bibit mentimun berumur 8-9 hari pindahkan ke area lahan. sebelum bibit di tanam siram lubang bedengan tersebut, untuk menjaga kelebaban lahan. cara menanam mentimun yaitu volibag berisi bibit mentimun di pindah kedalam lubang tanam, dan plastik volibag di sobek tutup lubang dengan tanah tipis hingga ujung pangkal bibit mentimun. Dan berumur 11 hari siapkan bambu untuk tanaman menatimun merambat.

5. Perawatan Dalam Budidaya Mentimun

cara menanam mentimun tidak terlepas dari metode perawatan yang maksimal agar hasil panen nantinya sesuai dengan harapan. ada beberapa perawatan tanaman mentimun antara lain:

1. lakukan pengairan setelah menanam 2 hari sekali.
2. setelah tanam 1 minggu bila ada tanda-tanda penyakit segera penyemprotan rutin. setelah berumur 11 hari berilah pupuk kimia. setelah berumur 25 hari ulangi pemupukan kedua, bila sudah terlihat buah sebesar jeruk beri pemupukan kembali.

6. Tahap Panen

setelah umur 30 hari mentimun siap di panen yang pertama dan cara memetik menggunakan pisau dan gunting supaya batang tidak rusak untuk panen selanjutnya, cara metiknya jangan sisakan tangkainya, lalu tempatkan mentimun di karung. biasanya tahap panen mentimun 2 hari sekali supaya buah mentimun tidak ke besaran

Baca Juga :
6 Teknik Cara Menanam Cabai